Kampong Cipare Pare

Kec. Sultan Daulat, Kota Subulussalam
Prov. Aceh

Loading

Kampong Cipare Pare

Pilkades Kampong Cipare pare

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Dari Aisyah Ummul Mukminin ra, beliau berkata: “Saya pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tentang tha’un (wabah penyakit). Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, memberitahukan kepadaku bahwa wabah itu adalah siksa yang dikirim Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikannya sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Siapa yang menghadapi wabah lalu dia bersabar dengan tinggal di dalam rumahnya seraya bersabar dan ikhlas, sedangkan dia mengetahui tidak akan menimpanya kecuali apa yang telah ditetapkan Allah kepadanya, maka ia mendapat pahala seperti pahala orang yang mati syahid.” Sanad hadits ini shahih, berdasarkan syarat Imam Bukhari, diriwayatkan oleh Bukhari (3474), an-Nasa’i di dalam as-Sunan al-Kubra (7527) dan Ahmad (26139), lafadz hadits ini riwayat Ahmad. Ibnu Hajar berkata: hadis di atas mengisyaratkan bahwa apabila terjadi kondisi seperti di atas, maka siapa saja yang bersabar dan berdiam diri di rumahnya, mendapatkan pahala syahid walau ia tidak wafat (Fathul bari juz 10 hal 194). “Siapa yang Diam di Rumah saat Terjadi Wabah, Maka Dia Mendapat Pahala Seperti Orang yang Mati Syahid”

Berita Kampong

Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi di dalam proses pernikahan, salah satunya adalah dengan membuat surat nikah. Cara mengurus surat nikah ini, sebenarnya cukup mudah, jika kamu mengurusnya sendiri tanpa menggunakan jasa calo. Selain itu, dengan mengurusnya sendiri, kamu juga bisa menghemat biaya, loh. Adapun syarat dan tata cara mengurus surat nikah di KUA sebagai berikut:

Syarat dan Langkah Menikah di KUA

Prosedur pertama dalam prosesi pernikahan di KUA adalah, kamu harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini, di antaranya adalah:

• Surat keterangan untuk nikah (model N1)
• Surat keterengan asal-usul (model N2)
• Surat persetujuan mempelai (model N3)
• Surat keterangan tentang orang tua (model N4)
• Surat pemberitahuan kehendak nikah (model N7)
• Hasil tes kesehatan dan sertifikat layak kawin (dari puskesmas setempat atau kecamatan)
• Foto kopi orangtua
• Membayar biaya pencatatan nikah di KUA sebesar Rp30.000
• Surat izin pengadilan (jika tidak ada izin dari orang tua/wali)
• Pas foto ukuran 3×2 sebanyak 3 lembar
• Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum genap 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun
• Bagi anggota TNI/POLRI diharapkan membawa surat izin dari atasan masing-masing
• Surat izin pengadilan (bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang)
• Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/buku pendaftaran cerai bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989
• Surat keterangan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kelapa Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi janda/duda yang hendak menikah.

Sementara, dalam proses pengurusan surat nikah ke KUA, masing-masing mempelai harus memenuhi beberapa hal berikut ini:

Calon Mempelai Pria

• Surat pengantar RT/RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan isian blangki N1, N2, N3 dan N4.
• Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan surat pengantar/rekomendasi nikah (jika calon istri beralamat lain daerah/Kecamatan).
• Jika calon istri bertempat tinggal masih satu daerah atau Kecamatan, maka berkas calon suami diserahkan ke pihak calin istri.

Lampiran:

• Fotokopi KTP
• Akta kelahiran dan C1 (Kartu Keluarga)
• Pas foto 3×4 dua lembar (jika calon istri di luar daerah)
• Pas foto 2×3 lima lembar (jika calon istri sedaerah/Kecamatan)

Calon Mempelai Wanita

• Surat pengantar RT/RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan isian blangko N1, N2, N3, dan N4.
• Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan nikah dan pemeriksaan administrasi (bersama wali dan calon suami)
• Calon suami dan calon istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan penasihatan perkawinan dari BP4.

Lampiran:

• Fotokopi KTP
• Akta kelahiran dan C1 (Kartu Keluarga) calon mempelai wanita
• Foro kopi kartu imunisasi TT
• Pas foto berlatar biru 2×3 masing-masing lima lembar
• Akta cerai dari PA bagi janda/duda cerai
• Dispensasi PA jika usia kurang dari 16 untuk pengantin wanita dan 19 untuk pengantin pria
• Izin atasan bagi anggota TNI/POLRI
• Surat keterangan kematian ayah (jika sudah meninggal)
• Surat keterangan wali (jika wali tidak selamat dari Kelurahan setempat)
• Dispensasi camat jika kurang dari 10 hari
• N5 surat izin orang tua (jika usia calon pengantin kurang dari 21 tahun)
• N6 surat kematian suami/istri (bagi janda/duda meninggal dunia)

Cara Mengurus Surat Numpang Nikah

Apabila kamu dan pasangan akan menikah bukan di kota asal atau sesuai dengan KTP, maka kamu perlu mengurus surat numpang nikah. Surat ini dibutuhkan untuk mendaftarkan pernikahanmu dan pasangan di kota atau tempat kalian akan melangsungkan pernikahan.

Jika kalian bertanya berapa lama mengurus surat nikah ini? Untuk mengurusnya, cukup memakan waktu. Tak hanya itu saja, namun juga lebih ribet dibandingkan jika kamu menikah di daerah asal atau sesuai dengan KTP. Tapi, kamu tak perlu khawatir, di bawah ini Seruni juga akan menjabarkan tata cara dan syarat mengurus surat numpang nikah.

1. Menentukan Lokasi Pernikahan

Dalam budaya tertentu, pernikahan biasanya akan di lakukan kota asal mempelai wanita. Namun, tak sedikit orang yang keluar dari tradisi tersebut dan memilih menikah di kota asal mempelai laki-laki. Di mana pun pernikahan tersebut dilaksanakan, sebaiknya diskusikan hal ini bersama pasangan.

Lokasi pernikahan ini harus jelas dan detail, ya. Seperti nama Kelurahan atau Kecamatan. Bahkan, kamu dan pasangan perlu menentukan terlebih dahulu KUA mana yang akan mengurus pernikahan kalian.

2. Minta Surat Pengantar dari RT dan RW

Cara mengurus surat nikah beda kota selanjutnya adalah dengan meminta surat pengantar dari RT dan juga RW.

Berkas yang dibutuhkan:

• Materai 3000 dan 6000
• Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
• Fotokopi KTP kedua calon mempelai

3. Surat Pengantar dari Kelurahan

Setelah mendapatkan surat pengantar dari RT dan RW, selanjutnya kamu harus mengurusnya ke Kelurahan untuk mendapatkan surat pengantar yang baru. Di sana, nantinya kamu akan diminta untuk mengisi beberapa formulir, antara lain N1, N2, N4, dan surat keterangan belum menikah.

Berkas yang dibutuhkan:

• Fotokopi KTP orang tua (opsional)
• Fotokopi KK kedua calon (masing-masing dua lembar)
• Pad foto dengan backgroun biru ukuran 3×4 (2 lembar) dan 2×3 (2 lembar)
• Fotokopi KTP kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Surat pengantar yang diperoleh dari RT dan RW

4. Minta Surat Rekomendasi Numpang Nikah ke KUA

Setelah mendapatkan berkas dari kelurahan, cara mengurus surat numpang nikah selanjutnya adalah mendatangi KUA sesuai tempat tinggalmu. Perlu diperhatikan, ya. Bahwa surat rekomendasi yang didapatkan dari KUA ini memiliki masa berlaku, sehingga kamu harus segera menyerahkannya ke KUA tujuanmu sebelum masa berlakunya habis.

Berkas yang dibutuhkan:

• Fotokopi KK kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Fotokopi KTP kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Pas foto dengan backgroun biru ukuran 3×4 (2lembar) dan 2×3 (2 lembar)
• Surat pengantar yang diperoleh dari kelurahan

5. Mengunjungi KUA Tujuan

Dan terakhir, kamu dan pasangan harus mengunjungi KUA yang menjadi tujuanmu. Tentunya, dalam kunjungan ini, kamu dan pasangan masih perlu membawa berkas-berkas yang diperlukan.

Berkas yang dibutuhkan:

• Pas foto dengan background biru ukuran 3×4 (2 lembar) dan 2×3 (2 lembar)
• Fotokopi akta kelahiran kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Fotkopi ijazah terakhir kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Fotokopi KK kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Fotokopi KTP kedua calon (masing-masing 2 lembar)
• Surat rekomendari nikah dari KUA asal

Biaya Mengurus Surat Nikah ke KUA

Saat ini, pemerintah telah menetapkan peraturan baru, yaitu PP No 49 Tahun 2014 yang mengganti PP Nomor 47 Tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam peraturan baru ini diatur ketentuan sebagai berikut:

Jika proses pernikahan dilakukan di kantor KUA pada hari kerja kantor, maka para calon mempelai yang akan menikah tidak dikenakan biaya, alias gratis. Sedangkan jika proses nikah dilakukan di luar kantor KUA atau di KUA, namun di luar jam kerja maka akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp600.000.

Beri Komentar

Layanan
Mandiri

Hubungi Pamong Kampong untuk mendapatkan PIN

Aparatur Kampong

RAMLI, A.Ma.Pd

Pj. Kepala Kampong

TUNGGUL SIJABAT

Sekdes

ABDUL JABARAM

Kasi Pemerintahan

HASAN

Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan

MUSLIH RAMIN

Kaur Keuangan

Ada di Kantor

MULYOTO

Kaur Umum dan Perencanaan

SULOMO

Kepala Dusun Suka Maju

SUMARYANTO

Kepala Dusun Simpati Jaya

ISKANDAR

Kepala Dusun Persatuan

HOKLIM UJUNG

Kepala Dusun Cendana

ANDI SYAH PUTRA

Staf Kantor 1

Kampong

299

LAKI-LAKI

299LAKI-LAKI penduduk

243

PEREMPUAN

243PEREMPUAN penduduk

542

TOTAL

542TOTAL penduduk

Agenda

Mendatang

Pemilihan Kepala Kampong

Tgl : 02 Oktober 2022 08:00:00
Tempat : MTsS Al Muhajirin Cipare pare
Koordinator : P2K Cipare pare

Terdahulu

PENYALURAN BLT-DD TAHAP II

Tgl : 17 Juni 2020 08:00:00
Tempat : GEDUNG POSBINDU KAMPONG CIPAR-PARI
Koordinator : KEPALA KAMPONG

Terdahulu

PENYALURAN BLT-DD TAHAP III

Tgl : 15 Juli 2020 08:00:00
Tempat : GEDUNG POSBINDU KAMPONG CIPAR-PARI
Koordinator : Kaur Kampong Cipar-pari

Terdahulu

PENYALURAN BLT-DD TAHAP IV dan V

Tgl : 01 September 2020 08:00:00
Tempat : Dusun
Koordinator : Kepala Dusun

Terdahulu

Penyaluran BPNT

Tgl : 08 November 2021 08:30:00
Tempat : Puskesmas Batu-batu
Koordinator : Dinas Sosial Kota Subulussalam
Jam Kerja
Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:30:00
Selasa 08:00:00 16:30:00
Rabu 08:00:00 16:30:00
Kamis 08:00:00 16:30:00
Jumat 08:00:00 16:30:00
Sabtu 08:00:00 16:30:00
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini:217
Kemarin:344
Total Pengunjung:401.264
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.235.65.220
Browser:Tidak ditemukan
Statistik
Agenda

Mendatang

Pemilihan Kepala Kampong

Tgl : 02 Oktober 2022 08:00:00
Tempat : MTsS Al Muhajirin Cipare pare
Koordinator : P2K Cipare pare

Terdahulu

PENYALURAN BLT-DD TAHAP II

Tgl : 17 Juni 2020 08:00:00
Tempat : GEDUNG POSBINDU KAMPONG CIPAR-PARI
Koordinator : KEPALA KAMPONG

Terdahulu

PENYALURAN BLT-DD TAHAP III

Tgl : 15 Juli 2020 08:00:00
Tempat : GEDUNG POSBINDU KAMPONG CIPAR-PARI
Koordinator : Kaur Kampong Cipar-pari

Terdahulu

PENYALURAN BLT-DD TAHAP IV dan V

Tgl : 01 September 2020 08:00:00
Tempat : Dusun
Koordinator : Kepala Dusun

Terdahulu

Penyaluran BPNT

Tgl : 08 November 2021 08:30:00
Tempat : Puskesmas Batu-batu
Koordinator : Dinas Sosial Kota Subulussalam
Jam Kerja
Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:30:00
Selasa 08:00:00 16:30:00
Rabu 08:00:00 16:30:00
Kamis 08:00:00 16:30:00
Jumat 08:00:00 16:30:00
Sabtu 08:00:00 16:30:00
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini:217
Kemarin:344
Total Pengunjung:401.264
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.235.65.220
Browser:Tidak ditemukan

Transparansi Anggaran

APBDes 2022 Pelaksanaan

PENDAPATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 245,000,000Rp. 1,316,074,347

18.62%

BELANJA

Realisasi | Anggaran

Rp. 237,170,000Rp. 1,326,874,347

17.87%

PEMBIAYAAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. -10,800,000

0%

APBDes 2022 Pendapatan

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 245,000,000Rp. 724,161,000

33.83%

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 12,052,587

0%

Alokasi Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 579,860,760

0%

APBDes 2022 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 493,644,587

0%

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 11,750,000Rp. 140,508,120

8.36%

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 189,562,240

0%

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Realisasi | Anggaran

Rp. 145,520,000Rp. 172,626,520

84.3%

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 79,900,000Rp. 330,532,880

24.17%
Pamong Kampong

RAMLI, A.Ma.Pd

Pj. Kepala Kampong

TUNGGUL SIJABAT

Sekdes

ABDUL JABARAM

Kasi Pemerintahan

HASAN

Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan

MUSLIH RAMIN

Kaur Keuangan

MULYOTO

Kaur Umum dan Perencanaan

SULOMO

Kepala Dusun Suka Maju

SUMARYANTO

Kepala Dusun Simpati Jaya

ISKANDAR

Kepala Dusun Persatuan

HOKLIM UJUNG

Kepala Dusun Cendana

ANDI SYAH PUTRA

Staf Kantor 1