rss_feed

Kampong Cipare Pare

Jl. Lae Souraya No 4 Dusun Cendana
Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam Provinsi Aceh
Kode Pos 24782

call 085337300344| mail_outline ciparpari14@gmail.com

  • ANSHORI

    Kepala Kampong

    Belum Rekam Kehadiran
  • TUNGGUL SIJABAT

    Sekdes

    Belum Rekam Kehadiran
  • ABDUL JABARAM

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • HASAN

    Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUSLIH RAMIN

    Kaur Keuangan

    Hadir di Kantor Desa
  • MULYOTO

    Kaur Umum dan Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SULOMO

    Kepala Dusun Suka Maju

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUMARYANTO

    Kepala Dusun Simpati Jaya

    Belum Rekam Kehadiran
  • ISKANDAR

    Kepala Dusun Persatuan

    Belum Rekam Kehadiran
  • HOKLIM UJUNG

    Kepala Dusun Cendana

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Dari Aisyah Ummul Mukminin ra, beliau berkata: “Saya pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tentang tha’un (wabah penyakit). Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, memberitahukan kepadaku bahwa wabah itu adalah siksa yang dikirim Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikannya sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Siapa yang menghadapi wabah lalu dia bersabar dengan tinggal di dalam rumahnya seraya bersabar dan ikhlas, sedangkan dia mengetahui tidak akan menimpanya kecuali apa yang telah ditetapkan Allah kepadanya, maka ia mendapat pahala seperti pahala orang yang mati syahid.” Sanad hadits ini shahih, berdasarkan syarat Imam Bukhari, diriwayatkan oleh Bukhari (3474), an-Nasa’i di dalam as-Sunan al-Kubra (7527) dan Ahmad (26139), lafadz hadits ini riwayat Ahmad. Ibnu Hajar berkata: hadis di atas mengisyaratkan bahwa apabila terjadi kondisi seperti di atas, maka siapa saja yang bersabar dan berdiam diri di rumahnya, mendapatkan pahala syahid walau ia tidak wafat (Fathul bari juz 10 hal 194). “Siapa yang Diam di Rumah saat Terjadi Wabah, Maka Dia Mendapat Pahala Seperti Orang yang Mati Syahid”
fingerprint
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA DENGAN POLA PADAT KARYA TUNAI

01 Mei 2019 07:34:00 3.623 Kali

Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai Padat Karya Tunai di Desa. Padat Karya Tunai di Desa merupakan kegiatan pemberdayaan keluarga miskin, pengangguran, dan keluarga dengan balita gizi buruk yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting. 1. Kerangka pikir model Padat Karya Tunai di Desa sebagai berikut:

a.    ditujukan bagi:

1) anggota keluarga miskin

2) penganggur

3) setengah penganggur

4) anggota keluarga dengan balita gizi buruk dan/atau stunting

b.    memberikan kesempatan kerja sementara;

c.    menciptakan kegiatan yang berdampak pada peningkatan pendapatan tanpa sepenuhnya menggantikan pekerjaan yang lama;

d.   mekanisme dalam penentuan upah dan pembagian upah dibangun secara partisipatif dalam musyawarah Desa;

e.   berdasarkan rencana kerja yang disusun sendiri oleh Desa sesuai dengan kebutuhan lokal; dan

f.  difokuskan pada pembangunan sarana prasarana perdesaan atau pendayagunaan sumberdaya alam secara lestari berbasis pemberdayaan  masyarakat.

2.  Manfaat Padat Karya Tunai

a. menyediakan lapangan kerja bagi penganggur, setengah penganggur, keluarga miskin, dan keluarga dengan balita gizi buruk dan/atau stunting;

b. menguatkan rasa kebersamaan, keswadayaan, gotong-royong dan partisipasi masyarakat;

c. mengelola potensi sumberdaya lokal secara optimal;

d. meningkatkan produktivitas, pendapatan dan daya beli masyarakat Desa; dan
- 60 -

e. mengurangi jumlah penganggur, setengah penganggur, keluarga miskin dan keluarga dengan balita penderita kurang gizi dan/atau stunting.

3. Dampak

a. terjangkaunya (aksesibilitas) masyarakat Desa terhadap pelayanan dasar dan kegiatan sosial-ekonomi;

b. turunnya tingkat kemiskinan perdesaan;

c. turunnya tingkat pengangguran perdesaan;

d. turunnya jumlah balita kurang gizi di perdesaan; dan

e. turunnya arus migrasi dan urbanisasi.

4. Sifat Kegiatan Padat Karya Tunai

a. swakelola:

1) kegiatan Padat Karya Tunai di Desa dilaksanakan melalui mekanisme swakelola; '

2) sub kegiatan untuk penyediaan barang dan jasa yang tidak dapat dipenuhi Desa dapat dipenuhi melalui kontrak sederhana dengan penyedia barang dan/atau jasa.

b. mengutamakan tenaga kerja dan material lokal desa yang berasal dari Desa setempat, sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa.

c. Upah tenaga kerja dibayarkan secara langsung secara harian, dan jika tidak memungkinkan maka dibayarkan secara mingguan.

5. Contoh-contoh kegiatan pembangunan Desa yang menyerap tenaga kerja/padat karya dalam jumlah besar:

a. rehabilitasi irigasi;

b. pembersihan daerah aliran sungai;

c. pembangunan jalan rabat beton;

d. pembangunan embung Desa;

e. penanaman hutan Desa;

f. penghijauan lereng pegunungan;

g. pembasmian hama tikus;

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

map Wilayah Kampong

Alamat : Jl. Lae Souraya No 4 Dusun Cendana
Kampong : Cipare Pare
Kecamatan : Sultan Daulat
Kota : Subulussalam
Kodepos : 24782
Telepon : 085337300344
Email : ciparpari14@gmail.com

work Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin
08:00:00 16:30:00
Selasa
08:00:00 16:30:00
Rabu
08:00:00 16:30:00
Kamis
08:00:00 16:30:00
Jumat
08:00:00 16:30:00
Sabtu
Libur
Minggu
Libur

account_circle Aparatur Kampong

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:38
Kemarin:470
Total Pengunjung:341.920
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.200.74.241
Browser:Tidak ditemukan

assessment Statistik Kampong

message Komentar Terkini

  • person Dan riskal

    date_range 04 Agustus 2021 04:46:56

    Izin bg dalam pengelolaan keuangan desa kan ada tahap [...]
  • person irjan Lina

    date_range 12 April 2021 02:12:52

    apakah ada contoih Sk Pemberhentian Kader Pembnagunan [...]
  • person irjan Lina

    date_range 12 April 2021 02:09:46

    apakah ada contoih Sk Pemberhentian Kader Pembnagunan [...]
  • person Abdul Azis

    date_range 21 Januari 2021 09:15:11

    Sumbernya bukan dari Pendamping Desa mas, tapi dari [...]
  • person Muslih

    date_range 10 April 2019 07:52:27

    Ok [...]
  • person Saripah

    date_range 09 April 2019 06:45:43

    Mantap...Semoga aman dan terlaksana seperti yg diharapkan [...]

reorder Imsakiah Ramadhan

jadwal-sholat
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 245,000,000 | Rp. 1,316,074,347
18.62 %
BELANJA
Rp. 237,170,000 | Rp. 1,326,874,347
17.87 %
PEMBIAYAAN
Rp. 0 | Rp. -10,800,000
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Dana Desa
Rp. 245,000,000 | Rp. 724,161,000
33.83 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 12,052,587
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 0 | Rp. 579,860,760
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 0 | Rp. 493,644,587
0 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 11,750,000 | Rp. 140,508,120
8.36 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 0 | Rp. 189,562,240
0 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 145,520,000 | Rp. 172,626,520
84.3 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 79,900,000 | Rp. 330,532,880
24.17 %